TIPS (CARA) MENGHILANGKAN BAU MULUT TIDAK SEDAP (HALITOSIS)

TIPS (CARA) MENGHILANGKAN BAU MULUT TIDAK SEDAP (HALITOSIS)

Seringkali komunikasi terganggu karena bau. Apakah itu bau bau badan atau bau mulut (halitosis), semua yang tidak harum, akan mengganggu diri sendiri maupun lawan bicara. Memang, mungkin bau mulut tidak sedap itu suatu penyakit.
Kesadaran tentang bau mulut tidak sedap ini penting agar semua orang merasa senang berhubungan, bila bau mulutnya harum. Bahkan seharum bunga. Mungkin benar kata orang, yakni bau mulut itu adalah suatu penyakit. Barangkali saja, penyakit itu bisa lokal, yakni di mulut sendiri atau daerah lainnya. Atau barangkali hanya karena mulutnya selalu kotor.


PENYEBAB BAU MULUT (HALITOSIS)

bau mulut tidak sedapMungkin ada kelainan pada daerah hidung, telinga, dan tenggorokan. Nah, kalau demikian sebaiknya konsultasikan pada dokter THT. Mungkin juga kelainan lain, misalnya gangguan pencernaan. Pencernaan tidak beres, terjadi gas-gas busuk di alat pencernaan dan terhembus lewat mulut. Atau bisa juga kekurangan salah satu vitamin. Kekurangan vitamin B6 dikenal para ahli, menyebabkan bau mulut tidak sedap. Karena itu sebaiknya periksa pada spesialis internis.

Check up seluruh tubuh, merupakan kebiasaan yang sangat bagus untuk kesehatan. Kalau semua beres, ayo kita lihat keadaan mulut sendiri .Mungkin banyak GIGI KARIES (KARANG GIGI) atau berlubang. Mungkin ada akar-akar gigi tidak dicabut. Mungkin punya gigi palsu bikinan tukang gigi yang belum dikursus atau



belum professional, sehingga kurang sesuai dengan prinsip kesehatan. Satu contoh umum, yakni pemasangan gigi tiruan permanen tanpa mengekstraksi (mencabut) akar gigi .Bahkan akar gigi ditindih akrilik. Disamping hal ini mengganggu kesehatan, tentu saja menyebabkan higiena mulut buruk, serta menimbulkan bau mulut tidak sedap.

Bisa juga bau mulut itu disebabkan banyak karang gigi sehingga sekali lagi keadaan gigi menjadi tidak higienis atau kotor, tidak sehat. Lebih-lebih kalau ditambah lagi ada infeksi pada jaringan mulut atau daerah gigi. Misalnya infeksi pada gusi yang disebut gingivitis, infeksi sekitar akar gigi yang disebut periodontitis. Atau benak giginya terinfeksi pula yang disebut pulpitis. Semua itu bisa menyebabkan bau mulut.

Oleh karena itu menjaga bau mulut tidak sedap, tidak lepas dari penjagaan kesehatan secara keseluruhan. Seperti halnya olah raga ringan dan rutin .Konsultasikan ke dokter setiap sekian bulan sekali. Dan paling penting pula, konsultasikan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali ,guna membersihkan karang gigi atau segala sesuatu yang melekat kuat dipermukaan gigi sebagai kotoran. Setiap gigi berlubang harus berlubang.

Setiap sisa akar harus dibuang. Setiap infeksi dalam jaringan mulut misalnya gusi dan lain-lainnya tadi harus diobati sehingga sembuh. Masalah paling penting lainnya adalah waktu dan cara menyikat gigi. Bersikat gigi yang benar adalah setiap habis makan serta menjelang tidur malam. Jadi sehabis makan pagi, sehabis makan siang serta sehabis makan malam . Ditambah lagi menjelang tidur. Sebab apa demikian?

Kuman dalam mulut, paling aktif adalah setengah jam sejak selesai makan. Bahkan bukan menyebabkan bau busuk dalam mulut saja, melainkan bisa membuat gigi kerowok, bila sehabis makan tidak segera bersikat gigi.

Bila sehabis makan tidak bersikat gigi, sisa makanan akan berproses sedemikian rupa, sehingga secara kimiawi akan menyebabkan terjadinya gas-gas tidak sedap, sehingga menyebabkan bau mulut. Bahkan bukan saja sehabis makan, proses situ terjadi setiap saat. Lebih-lebih saat tidur. Meski sudah bersikat gigi ludah yang mengandung berbagai bahan, termasuk hidrat karbon (zat tepung-tepungan), protein, dan lain-lain, itu akan mengalami proses kimia selama tidur, sehingga waktu bangun pagi, bau mulut tidak pernah sedap. Karena itu cara bersikat gigi sebelum tidur sangat membantu menyegarkan bau mulut, sehingga membantu menyemarakkan hubungan suami istri.

Kebiasaan memakai obat kumur sangat baik. Obat kumur bisa membunuh banyak kuman, meskipun kuman dalam mulut tidak dapat dimusnahkan secara keseluruhan. Obat kumur paling banyak hanya bisa memusnahkan kuman 75% dari seluruh kuman dalam mulut. Sedangkan berkumur dengan air bersih hanya dapat menurunkan kuman 20%.

MENCEGAH DAN MENGATASI BAU MULUT

Kumur murah adalah dengan memakai garam dapur dicampur air hangat, lakukan setiap pagi. Garam dapur mengandung khlor yang dapat membunuh kuman. Atau menggunakan resep tradisional yang telah diakui oleh Departemen Kesehatan, seperti dibawah ini :

Daun sirih lima lembar. Air dua gelas. Direbus sampai mendidih. Diminum sekali siang hari. Atau dipakai kumur-kumur juga bagus karena dapat membunuh kuman dalam mulut.
Hindari makanan atau minuman berbau keras, sebab gas yang berbau merangsang, akan diserap oleh dinding usus halus, ikut aliran darah masuk paru-paru serta dihembuskan melalui napas.

Orang yang menjalankan ibadah puasa pun demikian. Karena mulut tidak digunakan untuk menguyah, maka air ludah tidak mengalir terus menerus, air ludah itu terbendung dan terjadilah proses seperti hal di atas. Untuk itu, menjaga kebersihan itu sangat penting, khususnya kebersihan mulut. Sehingga bau mulut kita tehindar dari bau - bau yang tidak sedap. Hal ini juga merupakan sunnah Rosulullah, yaitu agar kita senantiasa bersiwak (sikat gigi) sebelum sholat. Dan Allah juga memerintahkan agar kita menjaga kebersihan. Semoga bermanfaat. Baca juga artikel terkait : RAMUAN OBAT TRADISIONAL (HERBAL) UNTUK MENGHILANGKAN BAU MULUT (HALITOSIS)

TERIMA KASIH, ANDA TELAH MENGUNJUNGI INFO SEPUTAR KITA. SEMOGA MENDAPATKAN MANFAAT

Related Post: