GEJALA - GEJALA (TANDA - TANDA) AWAL MASA MENOPAUSE

PENGERTIAN MENOPAUSE

Kata menopause berasal dari kata meno (menstruasi/haid/datang bulan) dan pause (stop/berhenti). Jadi Menopause artinya siklus haid berhenti. Menopause juga disebut klimaterik atau perubahan hidup. la merupakan berakhirnya bagian kehidupan produktif pada diri seorang wanita. Pertanda lahir menopause ialah berhentinya haid yang biasa muncul tiap bulan sekali. Sejumlah kaum perempuan juga mengalami beberapa gejala lahiriyah menopause disebabkan oleh karena tidak seimbangnya hormon. Sebagian dari tubuhnya mulai nampak menjadi tua, namun hendaklah seorang perempuan tetap sanggup mempertahankan kesehatan dan kesegaran serta menjalankan tugas biologis seperti sebelum terjadinya menopause itu.

Sebagian wanita melihat masa menopause itu sebagai suatu masa sangat menakutkan. Tetapi bagi sebagian lainnya, justru merupakan suatu kelegaan serta disambut hangat dari tuntutan biologis yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh.

GEJALA AWAL MASA MENOPAUSE


Gejala awal masa menopause dapat terjadi di berbagai taraf usia. Biasanya awal seorang perempuan mengalami masa menopause di usia sekitar 50 tahun, walaupun ada sedikit sejumlah perempuan mulai mengalami menopause sekitar berusia diatas tigapuluh tahunan. Hampir setengah dari kaum wanita telah kehilangan daya kemampuannya untuk mengandung dan melahirkan anak menjelang usia 50-an, serta hanya ada 5% saja yang masih bisa mengandung dan melahirkan anak di atas usia lima puluhan.

Dalam usia setengah baya indung telur semakin tua, serta mulai berhenti bereaksi terhadap FSH dan LH, meskipun produksi cairannya terus bertambah, sebagai akibatnya ialah :
a. Sedikit folikel terbentuk, sedangkan pelepasan sel telur menjadi berkurang.
b. Produksi esterogen dan progesteron dari indung telur juga merosot jumlahnya.
c. Dinding rahim berhenti menjadi tebal, sedangkan pendarahan waktu haid pun berubah polanya, bahkan ada yang langsung berhenti polanya.
d. Rahim dan indung telur mulai berkerut.

Apabila produksi sel telur itu telah berhenti sama sekali, maka wanita itu telah kehilangan daya kesuburan sepenuhnya.

GEJALA – GEJALA PADA ALAT BIOLOGIS WANITA SAAT MENGALAMI MASA MENOPAUSE

Perubahan hormon dapat menyebabkan rasa gatal di seluruh bagian tubuh, akan tetapi terutama sekali di bagian sekitar alat vital. Keringnya alat vital wanita merupakan ciri khas seseorang mengalami masa menopause. Dalam menghadapi gejala ini, seorang perempuan yang mengalami masa menopause dapat menggunakan krem atau minyak tertentu berdasarkan resep dokter.

Salah satu faktor utama paling sering menimbulkan rasa prihatin pada masa menopause



ialah ketakutan seorang wanita menopause akan kehilangan daya tariknya. Seorang wanita menopause pada umumnya sudah dapat merasakan hal itu, sebab ia menyadari tidak akan bisa lagi mengandung serta melahirkan anak. Seorang wanita menopause akan merasa sudah tidak memiliki lagi ciri khas kewanitaannya. Perasaan tidak akan dikasihi orang lagi atau dibelai sayang akan merupakan satu kekurangan dalam rangkaian kehidupannya.

Akan tetapi sebenarnya wanita menopause tidak perlu ia mengidap perasaan semacam itu, sebab perasaan berkasih sayang itu akan tetap terus berlangsung, baik pada waktu awal datangnya masa menopause, maupun sesudahnya. Hanya saja sewaktu-waktu, wanita menopause bisa saja merasakan suatu pengalaman, dimana si wanita menopause tadi merasa berkurang hasrat biologisnya selama berlangsungnya masa menopause tersebut. Akan tetapi perasaan seperti ini hanyalah berlangsung singkat, sebab seorang wanita menopause pun tidak akan kehilangan hasrat biologisnya secara mutlak, sehingga tidak ada alasan untuk tidak merawat dirinya agar tetap cantik. Satu-satunya perubahan seseorang yang mengalami masa menopause hanyalah kemampuannya untuk mengandung serta melahirkan anak.

Hasrat biologis itu lebih banyak terangsang oleh hormon jantan dibandingkan dengan hormon betina, serta seorang perempuan tetap saja menghasilkan hormon ini sepanjang hidupnya. Tentu saja tidak ada seorang perempuanpun betapa tua sekalipun umurnya, harus malu untuk menikmati hubungan biologis. Bahkan banyak orang merasakan lebih nikmat sesudah mengalami masa menopause, karena sudah tidak lagi berpotensi untuk hamil.

GEJALA – GEJALA PADA TUBUH SAAT MENGALAMI MENOPAUSE

Wanita yang mengalami awal masa menopause akan mengalami gejala - gejala fisik di sebagian tubuh mereka. Gejala - gejala itu antara lain :

1. Panas di seluruh badan

Seseorang mengalami masa menopause akan merasa panas di seluruh badannya. Gejala ini umumnya terjadi sangat mendadak, berlangsung hanya beberapa menit. Ada kalanya disertai rasa gatal di leher maupun wajah. Terutama terjadi dalam waktu satu sampai dua tahun setelah haid berhenti.

Beberapa jenis makanan serta minuman seperti kopi, teh, alkohol, maupun makanan berbumbu merangsang, serta emosi, dapat merangsang terjadinya rasa panas mendadak. Karena latar belakang penyebabnya adalah berkurangnya produksi hormon dalam indung telur, sehingga biasanya dokter melakukan terapi dengan memberikan hormon tertentu.

2. Jantung berdebar

Wanita menopause pada awalnya akan mengalami Jantung berdebar - debar. Keluhan ini biasanya disertai pusing-pusing. Penyebabnya adalah berkurangnya kerja hormon dalam tubuh. Namun bisa juga disebabkan oleh gangguan pada jantung. Oleh karena itu wanita yang mengalami gejala ini, perlu memeriksakan dirinya ke dokter.

3. Berkeringat

Pada masa menopause, beberapa wanita banyak mengeluarkan keringat. Terkadang terjadi pada malam hari. Pada beberapa wanita keluhan rasa panas pada seluruh tubuh serta mengeluarkan keringat berlebihan terjadi secara bersamaan. Keluhan ini bisa diatasi dengan pemberian obat tertentu dari dokter.

4. Pusing (sakit kepala)

Meskipun sepanjang hidupnya jarang merasakan pusing, namun selama masa menopause seorang wanita kadangkala merasakan gangguan ini. Sedangkan bagi wanita yang sering mengalami pusing, maka rasa pusing pada masa menopause harus dicari penyebabnya. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh gangguan pada tubuh atau ketidak seimbangan susunan syaraf sebagai akibat tidak teraturnya kerja indung telur.

5. Menjadi gemuk

Kegemukan seseorang wanita mengalami masa menopause bisa terjadi secara berangsur, bisa pula secara drastis. Hal ini disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi kalori, sementara aktivitas fisik berkurang. Cara mengatasinya dapat dilakukan dengan melakukan diet (untuk menurunkan berat badan). Sebaiknya selama masa menopause, wanita tetap melakukan olah raga teratur atau aktivitas seperti biasa.

6. Kulit menjadi kering

Banyak diantara wanita mengalami gejala ini saat mengalami masa menopaue. Kulit tampak kering berkerut. Berkurangnya kehalusan dan kelenturan kulit sebagai akibat dari berkurangnya hormon esterogen dalam indung telur. Pada masa peralihan ini, yakni awal masa menopause, kemampuan kulit untuk menyimpan zat cair berkurang, sehingga berakibat kulit menjadi kering. Proses semacam ini merupakan akibat normal dari proses ketuaan. Pengobatan dengan hormon pada umumnya kurang berhasil. Penggunaan krem pelembab juga tidak banyak menolong.

7. Rambut rontok

Pada masa menopause, rambut tidak hanya menjadi putih tetapi juga bertambah tipis serta mudah rontok. Beberapa wanita menopause juga mengeluh otot-ototnya sakit. Gejala ini sebenarnya tidak dapat dihindari. Pengobatan dengan hormon pun tidak banyak menolong.

8. Kaku pada sendi

Keluhan ini umumnya dirasakan wanita yang mengalami masa menopause saat bangun tidur. Beberapa wanita menopause juga mengeluh otot - ototnya sakit. Gejala ini umumnya diderita setelah satu atau dua bulan tidak mendapat haid. Selain disebabkan oleh berkurangnya hormon dari indung telur, juga dikarenakan sendi-sendi sudah mulai menua. Tulang rawan didalam persendian menjadi lebih kering. Berkurangnya zat kapur bisa jadi merupakan salah satu penyebabnya. Biasanya kalau anggota tubuh sudah digerakkan, rasa sakit pada persendian akan berkurang atau hilang. Keluhan ini bisa diatasi dengan menjaga kehangatan bagian tubuh yang sering sakit. Perlu pula dijaga agar tubuh tetap selalu bergerak serta berat tubuh tetap normal.

9. Sulit Tidur (Insomnia)

Sulit tidur merupakan salah satu keluhan pada saat wanita sedang mengalami masa menopause. Selain itu juga sering terbangun mendadak tengah malam. Keadaan ini bila berlanjut bisa menimbulkan kegelisahan. Pada wanita yang sering menderita panas mendadak dan jantung berdebar, sering mengalami sulit tidur. Sebenarnya keluhan ini merupakan gejala normal dalam proses menua, karena semakin tua seseorang, maka semakin berkurang kebutuhan tidurnya. Namun penggunaan obat tidur sebaiknya dihindari.

10. Mengalami depresi

Banyak wanita merasa gelisah saat mengalami masa menopause, bahkan sebagian dari mereka tidak bisa mengendalikan emosinya. Penyebab utama adalah gangguan pada keseimbangan hormon dalam tubuh. Bantuan dari pihak keluarga sangat dibutuhkan untuk mengatasi keluhan ini. Rasa percaya diri si penderita harus dipertahankan. Melakukan kegiatan luar akan sangat berguna untuk mengatasi keluhan ini.

Demikianlah sekelumit permasalahan – permasalahan seputar masa menopause bagi wanita, agar dapat diambil faidahnya serta menjadikan sedikit bahan persiapan bagi yang belum mengalami masa menopause.

TERIMA KASIH, ANDA TELAH MENGUNJUNGI INFO SEPUTAR KITA. SEMOGA MENDAPATKAN MANFAAT

Related Post: